This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 16 Mei 2011

10 Pesawat Militer Paling Mahal di Dunia !

Membeli dan membiayai sebuah pesawat terbang versi militer pasti membutuhkan biaya yang sangat besar. Pesawat seperti ini biasanya dilengkapi dengan peralatan dan teknologi yang jarang terdapat pada pesawat terbang konvensional. Meskipun secara komersial akan sangat tidak menguntungkan, tapi banyak negara yang dengan senang hati mengeluarkan banyak biaya untuk pembelian pesawat militer untuk tujuan strategi pertahanan. Lalu, pesawat militer apa yang memiliki harga paling mahal? Ternyata gelar sebagai pesawat militer dengan harga paling mahal dipegang oleh pesawat pembom B-2 Spirit. Dan duduk pada peringkat ke-10 adalah jet tempur F/A18 Hornet. Ini menurut versi situs Time. Peringkat lengkap untuk 10 pesawat militer termahal dapat dibaca dibawah ini.
B-2 Spirit: US$.2,4 miliar


Kongres AS menilai harga pesawat pembom ini sangat mahal sehingga pembelian yang semula direncanakan 132 unit menjadi hanya 21 unit pembom B-2 Spirit saja. Pada tahun 2008, sebuah B-2 Spirit telah jatuh, sehingga kini jumlahnya tinggal 20 unit. Harga yang sangat mahal ini memang sesuai dengan kemampuan dan keunggulan pesawat. B-2 Spirit dikabarkan sulit dideteksi melalui inframerah, akustik, elektromagnetik, visual, maupun radar. Kemampuan siluman membuat pesawat pembom ini mampu menyerang sasaran-saran musuh tanpa khawatir akan mendapat serangan balasan. Pertama kali dioperasikan pada tahun 1993, dan sudah pernah dikerahkan ke Irak dan Afghanistan.


F-22 Raptor: US$.350 juta


Pertama kali dirancang pada saat perang dingin sedang berkecamuk dengan tujuan untuk menyaingi prototipe pesawat tempur sejenis milik Sovyet yang ternyata belum pernah jadi dibuat. Menurut pihak Lockheed Martin, F-22 Raptor disebut sebagai pesawat tempur terbaik di dunia secara keseluruhan, dan tentu saja pesawat tempur yang paling mahal harganya. Pesawat ini mampu menembak jatuh musuh dengan rudal jelajah, sanggup terbang jarak jauh dengan kecepatan supersonik dan mampu menghindari hampir semua jenis radar. Proyek pengembangan dan pembuatan jet tempur F-22 Raptor ini telah melibatkan 25.000 orang di Amerika. 


C17A Globemater III: US$.328 juta


Pesawat terbang transportasi militer ini digunakan untuk memindahkan pasukan ke zona perang, melakukan evakuasi medis, pengangkutan amunisi dan perbekalan lainnya. Ada 190 unit pesawat angkut C17A Globemater III yang dimiliki AS. Pesawat terbang ini digerakkan oleh empat unit mesin turbofan (dari jenis yang sama yang digunakan pada mesin Boeing 757) dan bisa menurunkan 102 orang pasukan terjun payung sekaligus. Dioperasikan sejak tahun 1993, dan telah digunakan untuk mengirimkan pasukan dan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan dan Irak.


P-8A Poseidon: US$.290 juta


Pesawat ini merupakan versi militer dari jet Boeing 737 yang masih dalam tahap pengembangan dan akan digunakan oleh Angkatan Laut AS untuk melakukan perang anti kapal selam dan kegiatan penumpulan informasi intelijen. Pesawat P-8A Poseidon dapat membawa torpedo, rudal, dan persenjataan lainnya. P-8A Poseidon diharapkan sudah dapat dioperasikan oleh Angkatan Laut AS pada tahun 2013 yang akan datang.


VH-71 Kestrel: US$.241 juta


Proyek helikopter berteknologi ini dimaksudkan untuk menggantikan armada helikopter militer kepresidenan yang dianggap sudah tua. Pemakaian anggara untuk proyek VH-71 Kestrel sudah mencapai 50% saat Barack Obama mulai menjabat sebagai presiden. Setelah pelantikannya, Obama segera mengajukan memo pemangkasan anggaran untuk proyek helikopter ini. Namun pada tanggal 22 Juli parlemen dan Komite Alokasi justru dengan suara bulat menyetujui pengucuran anggaran senilai US$.485 juta untuk membiayai proyek helikopter VH-71 Kestrel. 


E-2D Advanced Hawkeye: US$.232 juta


Proyek pesawat ini menjadi sebuah langkah besar ke depan untuk operasional pengawasan dan pengintaian. Radar canggih terbaru pada pesawat E-2D Advanced Hawkeye mampu meningkatkan kemampuan dalam pengawasan teritorial hingga pada angka 300%. Namun, meskipun proses pengembangan pesawat sudah dijalankan dan dua versi tes telah diserahkan kepada Angkatan Laut AS, pemotongan yang terjadi pada anggaran proyek bisa menyebabkan operasional resmi pesawat E-2D Advanced Hawkeye ini bakal tertunda setidakny akan menjadi satu tahun lebih lama dari yang direncanakan semula. 


F-35 Lightning II: US$.122 juta


Pada tahun 2001, Lockheed Martin memperoleh kesepakatan untuk pembuatan jet tempur siluman ini. Proyek ini merupakan kontrak militer terbesar yang pernah didapatkannya. Pesawat F-35 Lightning II dibuat untuk menggantikan pesawat-pesawat tempur yang sudah tua. Jet tempur siluman ini dikembangkan sebagai bagian dari Program Joint Strike Fighter antara AS dan sekutunya. Tapi program ini dikritik sebagai program yang tidak memiliki pangamanan optimal terlebih pada tahun 2007 hingga 2008, para peretas telah menyusupkan sekitar 7,5 juta baris kode ke jaringan komputer pendukung program Joint Strike Fighter. Ini meningkatkan kekhawatiran bahwa pihak lawan bisa menyalin desain F-35 dan memanfaatkan kelemahannya. Pada bulan April 2009, Lockheed Martin mengatakan, pihaknya tidak yakin program tersebut telah dikompromikan.


V-22 Osprey: US$.118 juta


Tiltrotor pada V-22 Osprey membuat pesawat ini mampu melakukan lepas landas dan pendaratan seperti layaknya sebuah helikopter, tapi juga bisa terbang lebih cepat dan lebih jauh seperti pesawat bersayap tetap. Pertama kali digunakan dalam pertempuran di Irak pada tahun 2007. Produk pesawat V-22 Osprey memiliki masalah pada desain dan konstruksi dan pesawat ini telah merengut nyawa 30 pasukan marinir dan warga sipil. Namun, karena jangkauan dan fleksibilitas, Korps Marinir berencana untuk menggunakan satu skuadron V-22s ke Afghanistan pada akhir tahun. 


EA-18G Growler: US$.102 juta


Pesawat EA-18G Growler merupakan versi ringan dari pesawat jet tempur F/A-18 yang telah diperbarui untuk tujuan perang elektronik. Pesawat jet tempur EA-18G Growler saat ini sedang dioperasikan oleh Angkatan Laut AS. Kemampuan EA-18G Growler tidak hanya bisa mencari dan mengganggu radar anti pesawat, tapi juga mampu melumpuhkan sistem komunikasi pihak lawan. 


F/A-18 Hornet: US$.94 juta


Pertama kali dioperasikan pada dasawarsa 1980an. Kabarnya F/A-18 Hornet merupakan jet tempur dengan mesin ganda yang dimiliki AS. Jet tempur ini mampu menyerang target yang berada di udara maupun di darat. Kemampuan manuver yang cukup baik dari F/A-18 Hornet telah ditunjukkan dalam Operasi Badai Gurun, dan pesawat ini telah menjadi andalan tim aerobatik skuadron Blue Angel dari Angkatan Laut AS. Negara-negara lain yang menjadi pengguna F/A-18 Hornet antara lain Kanada, Australia, Finlandia, Kuwait, Malaysia, Spanyol dan Swiss.
 
  sumber : dari Makoto

Inilah Pesawat-pesawat Yang Lenyap di Segitiga Bermuda !

Inilah Pesawat-pesawat Yang Lenyap di Segitiga Bermuda !

Segitiga Bermuda (bahasa Inggris: Bermuda Triangle), kadang-kadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.

Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa.

Peristiwa yg terkenal: Penerbangan 19
Pesawat pada penerbangan TBF Grumman Avenger, mirip dengan penerbangan 19

Salah satu kisah yang terkenal dan bertahan lama dalam banyaknya kasus misterius mengenai hilangnya pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang melintas di segitiga bermuda adalah Penerbangan 19. Penerbangan 19 merupakan kesatuan angkatan udara dari lima pesawat pembom angkatan laut Amerika Serikat.

Penerbangan itu terakhir kali terlihat saat lepas landas di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dibuat secara sistematis oleh orang-orang yang ahli penerbangan dan kelautan untuk mengahadapi situasi buruk, namun tiba-tiba dengan mudah menghilang setelah mengirimkan laporan mengenai gejala pandangan yang aneh, dianggap tidak masuk akal.

Karena pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dirancang untuk dapat mengapung di lautan dalam waktu yang lama, maka penyebab hilangnya dianggap karena penerbangan tersebut masih mengapung-apung di lautan menunggu laut yang tenang dan langit yang cerah.

Setelah itu, dikirimkan regu penyelamat untuk menjemput penerbangan tersebut, namun tidak hanya pesawat Penerbangan 19 yang belum ditemukan, regu penyelamat juga ikut lenyap. Karena kecelakaan dalam angkatan laut ini misterius, maka dianggap "penyebab dan alasannya tidak diketahui".

Ini dia pesawat2 yg lenyap di perairan bermuda

1. pesawat TBF avenger 1942
2. pesawat PBY catalina (amerika)
3. pesawat lockheed pv-1 ventura

4. pesawat PB4Y privateer
5. pesawat SBD-5 dauntless
6. pesawat PBY-5a catalina
7. pesawat PBM martin mariner
8. pesawat b-24 liberator
9. pesawat flight19
10. pesawat c-54
11. pesawat star tiger

12. pesawat beech queen air

Misteri segitiga bermuda versi islam

Assalamu alaikum…
bermuda_triangle
Segitiga bermuda yang juga biasa disebut segitiga setan terletak di wilayah lautan samudera atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4juta km2 yang membentuk garis segita antara wilayah2 teritorial britania raya sbg titik di sebelah utara, puerto rico teritorial amerika serikat titik di sebelah selatan dan miami negara bagian florida amerika serikat sbg titik disebelah barat.

Pasti pernah dgr kan peristiwa2 aneh di sana yang sering terjadi kapal2 hilang baik laut maupun udara secara misterius.Ada yang bilang segitiga bermuda itu adalah tempat mangkalnya alien dan ufo.Ada yg bilang itu adalah pusat magnet terbesar didunia.Ada juga yang bilang itu pusat bumi dan terdapat black hole yang mampu menyedot apapun yg melintas.Lalu apa pendapat islam tentang segita bermuda?
Ada hadist yg diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW telah bersabda “Apabila salah seorang berada ditempat yg terbuka atau ditengah matahari sedang bersinar, lalu bayangan yg meneduhinya bergerau sehingga sebagian dari dirinya terletak ditempat panas dan sebagibn lagi di tempat sejuk, maka hendaklah dia berdiri atau meninggalkan tempat itu” dikatakan larangan ini karena tempat seperti itu adalah tempat yang paling digemari oleh Syaitan.Jadi apa kaitannya dengan bermuda???
Alasannya karena bermuda terletak di perairan atlantik di pertengahan antara benua Amerika bagian utara dan Afrika.Secara mudah lokasi ini adalah kawasan pertembungan dua arus panas dari afrika dan sejuk dari Amerika Utara. Dengan hadist ini maka terjawablah misteri segitiga bermuda.Perkara2 aneh yg terjadi itu tentu antara lain disebabkan pertembungan antara panas dan sejuk dan istana Syaitan yang mungkin tersembunyi disitu.
Ada sebuah buku yang berjudul “Dajjal akan muncul dari kerajaan jin di segitiga bermuda” Karya Sheikh Muhammad Isa Dawuud dari Mesir,bahwa kawasan bermuda adalah kawasan Jin dimana dari situlah akan muncul Dajjal. Jika benar dakwaan buku itu, tidak aneh lagi apa yang di Sabdakan Oleh Nabi SAW itu nyata adanya dan bahkan mendahului zaman sekaligus Nabi SAW membuktikan bahwa islam memiliki semua jawaban untuk semua pertanyaan.
Menurut Syaikh Imam M. Ma’rifatullah Al-arsy, segitiga bermuda merupan tempat titik terujung di dunia ini. Ditengah kawasan itu terdapat sebuah telaga yang airnya dapat membuat siapa saja yg meminumnya menjadi panjang umur, ditempat itu pula Nabiyullah Khidzir A.S bertahta sebagai penjaga sumber air kehidupan tersebut.Syaitkh imam M. M berkata kalau penyelamat akhir Zaman Imam Mahdi akan keluar dari Ghaibnya melalui tempat tersebut dengan menggukan jubah suci berwarna kebiruan.
Lalu apa penyebab hilangnya berbagai macam kapal ditempat itu??? Menurut Syaikh Imam M lagi, para iblis dan Syaitan tersebut yang tak bisa mendekati pusat kawasan agung itu,maka mereka pun berjaga disekelilingnya dan bertujuan untuk menghalangi setiap manusia yang mencoba untuk memasuki kawasan agung itu(segitiga bermuda).Karena sesungguhnya barang siapa yg bisa sampai ketempat titik tengah kawasan segitiga bermuda, maka dia akan mengetahui kebenaran alam yg sesungguhnya.
Banyak orang2 jaman dahulu yang telah mencoba kepusat Segitiga bermuda dan kebanyakan dari mereka enggan untuk kembali pulang kedunianya. Menurut sebuah artikel kuno, Raja Iskandar Agung pernah mencoba masuk ke kawasan agung itu.Dan sekembalinya mereka mengatakan bahwa tempat itu berpasirkan permata dan berbatukan berlian.Tempat yang dipenuhi dengan kabut putih tebal itu sangat indah untuk dipandang tapi sangat berbahaya untuk di datangi. PS: ya Allahu’alam… Semua kembali kepada sang pencipta Alam Allah SWT, karena sesungguhnya Allah SWT lah yang paling tahu apa sebenarnya segitiga bermuda itu.

  sumber : dari Jendral Berita

Misteri segitiga bermuda di lautan atlantik

Ini merupakan satu misteri besar dalam sejarah. Sebuah wilayah di kawasan Samudera Atlantik yang menelan banyak korban. Dilaporkan ratusan kapal laut dan pesawat udara hilang di areal ini, lenyap sama sekali tanpa bekas. Zona maut yang dikenal sebagai Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle).
Zona itu membentuk segitiga imajiner seluas 4 juta km persegi. Segitiga itu akan terbentuk di peta seandainya sebuah garis ditarik dari Kepulauan Bermuda (teritorial Inggris) sebagai titik di wilayah utara; menuju ke Puerto Rico (AS) sebagai titik di selatan; kemudian diteruskan ke Miami (Negara Bagian Florida, AS) sebagai titik di barat; dan garis terakhir ditarik dari Miami menuju Kepulauan Bahama.
Kisah tentang keanehan di kawasan Samudera Atlantik itu tidak diketahui pasti sejak kapan persisnya, namun berbagai cerita yang berkembang merujuk sejak masa pelayaran pertama melintasi daerah barat daya Kepulauan Bermuda.
Bahkan Christopher Columbus pernah mencatat misteri yang terjadi di sini dalam pelayaran penjelajahan samuderanya. Tahun 1942, saat Colombus bergerak menuju Amerika, ia melintasi Samudera Atlantik yang termasuk kawasan Segitiga Bermuda.
Ia mencatat tentang laut yang tampak aneh walau cuaca tampak baik. Kompas kapal-nya tiba-tiba mengalami kekacauan, berputar tak tentu arah. Colombus mencatat, pada suatu malam kru kapalnya melihat pijar bola-bola api di angkasa yang menghujam laut. Namun seluruh pelayaran Colombus terbilang aman.
Menurut catatan lain, sebuah kapal Atlanta berbendera Inggris (1880) dilaporkan lenyap dikawasan Segitiga Bermuda. Seluruh penumpang berjumlah ratusan pelaut dan perwira AL Inggris lenyap tak berbekas. Lalu Oktober 1951, kapal tanker Southern Isles lenyap ketika berlayar dalam konvoi.
Iring-iringan kapal lain hanya melihatnya cahaya kapal itu terakhir kali sebelum hilang tanpa bekas. Insiden lain kapal tanker Southern Districts tenggelam dengan cara yang sama pada Desember 1954. Ia hilang tanpa meninggalkan SOS ketika berlayar melintasi wilayah Segitiga Bermuda menuju utara arah South Carolina.
Masih banyak lagi kapal-kapal laut yang dilaporkan hilang di wilayah yang juga dijuluki Segitiga Setan (Devil’s Triangle) itu. Tak kurang dari ratusan kapal lenyap tanpa bekas sama sekali. Dan bukan hanya kapal-kapal laut, pesawat terbang juga tak luput dari naas.
Sebut saja yang terbesar adalah hilangnya satu skuadron pesawat latih AL AS, Flight 19 pada 5 Desember 1945. Lima pesawat pembom Grumman TMB-3 Avenger itu lenyap beserta 14 pilot dan kru-nya. Satu insiden dalam dunia penerbangan yang paling menghebohkan. Bahkan satu pesawat amfibi PBM Mariner yang mengemban misi penyelamatan kelima pesawat itu mengalami nasib serupa, hilang di Segitiga Bermuda sekitar beserta 13 kru dan tim SAR.
Semua kapal laut atau pesawat udara yang dilaporkan hilang di Segitiga Bermuda, memang tidak pernah ditemukan bangkainya bahkan seluruh korban manusianya juga hilang tanpa bekas. Inilah yang membuat banyak ahli pusing dan berspekulasi mengenai sebab musabab peristiwa seperti itu bisa terjadi.
arts_bermuda
Beberapa Teori Penjelasan

Sampai tahun 1999 saja, tercatat masih ada kapal modern berukuran besar yang hilang tanpa jejak di Segitiga Bermuda. Banyak teori yang kemudian dihubung-hubungkan dengan peristiwa yang terjadi di Segitiga Bermuda. Kenyataannya, misteri di Segitiga Bermuda belum jua terkuak hingga kini.
Dari sekian banyak teori, ada yang menyebutkan teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, teori anomali magnetik-gravitasi. Di samping itu masih ada teori tentang fenomena gempa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Dan ada juga yang menghubungkannya dengan UFO dan menghilangnya Benua Atlantis.
Dari sekian banyak konsep dan teori yang berupaya menjelaskan fenomena alam itu, justru Lawrence David Kusche memberikan penjelasan kontroversial. Dalam bukunya The Bermuda Triangle Mystery Solve (1975), Kusche mematahkan semua anggapan dan teori spekulasi yang diajukan terhadap Segitiga Bermuda. Ia lebih menganggap peristiwa yang terjadi di kawasan itu terlalu dibesar-besarkan.
Beberapa kesimpulan Kusche: kapal-kapal dan pesawat terbang yang dilaporkan hilang di daerah tersebut tidak begitu besar secara signifikan bila dibandingkan dengan yang terjadi di belahan samudera lainnya. Ia menyatakan, dalam daerah yang sering mengalami badai tropis, jumlah yang hilang itu sebagian besarnya tidaklah begitu menyolok ataupun bersifat misterius.
Kusche beranggapan, angka-angka yang menunjukkan jumlah korban itu sendiri cenderung membesar-besarkan hasil riset. Misalnya, sebuah kapal boat dinyatakan hilang, namun akhirnya dia kembali dan tidak dilaporkan. Ia juga “menyindir” para penulis yang terlalu membesar-besarkan perihal misteri di Segitiga Bermuda walau datanya kurang atau karena salah tafsir demi kepentingan sensasi.
Apapun ceritanya, setidaknya Segitiga Bermuda tetap menyimpan misteri. Banyak ahli masih mengkaji fenomena alam ini. Masih diperlukan penjelasan ilmiah yang bisa menjawab semua pertanyaan besar itu tanpa keraguan. (berbagai sumber)

Lenyapnya Flight 19

Satu kisah yang mengubah mitos Segitiga Bermuda adalah misteri hilangnya Flight 19. Skuadron 5 pesawat pembom AL AS itu hilang tanpa jejak di kawasan Segitiga Bermuda saat melakukan latihan rutin. Bahkan satu pesawat amfibi tim penyelamat pertama yang mencoba mencarinya juga dilaporkan hilang beserta seluruh kru dan tim SAR.
Hari itu 5 Desember 1945. Di Naval Air Station Fort Lauderdale (pangkalan udara AL AS), Florida, lima pesawat pembom TBM Avenger dipersenjatai dan bahan bakar diisi penuh untuk penerbangan lima jam. Kru darat melaporkan kelima pesawat pembom itu laik terbang dan kondisi mesinnya prima. Kelimanya dipersiapkan untuk latihan terbang tempur rutin.
Pukul 14.10, kelima pesawat itu dengan kode penerbangan Flight 19 lepas landas dari pangkalan dengan pilot pelatih Letnan Charles Taylor yang juga menjadi komandan penerbangan. Taylor dikenal sebagai pilot tempur yang cakap dan berpengalaman pada perang Pasifik melawan Jepang di masa Perang Dunia II. Ia akan melatih 14 pilot, navigator dan juru tembak pesawat melakukan manuver tempur dan pemboman di sekitar Samudera Atlantik.
Misi latihan ini melewati rute penerbangan ke timur sejauh 56 mil menuju Beting Hens and Chickens, di selatan Grand Bahama untuk melakukan latihan pemboman rendah sebelum manuver ke 67 mil ke timur, 73 mil ke utara dan lantas 120 mil kembali ke pangkalan di Lauderdale.
Hari itu cukup cerah. Bagian pertama misi berlangsung lancar sampai sesi pengeboman di Beting Hens and Chickens sekitar pukul 14.30. Pada pukul 14.40 seluruh formasi pesawat bergabung kembali dan mengarah ke timur menuju Great Stirrup Cay yang terletak 67 mil mengarah ke timur dan 113 mil ke timur Florida.

Awal Tragedi

Sekitar pukul 15.10 mereka menuju ke arah baratdaya. Dari sini komunikasi sesama pesawat latih terdengar membingungkan. Kru darat yang memantau latihan menafsir bahwa telah terjadi sesuatu di atas sana, namun ia belum mendapat konfirmasi dari komandan latih yakni Lt Taylor.
Pukul 15.45, Letnan Robert Cox, instruktur penerbangan senior yang sering terbang mengitari Fort Lauderdale dan bergabung dengan skuadron latih, memantau Flight 19. Ia mendengarkan prosesi latihan melalui radio komunikasi yang mulai kacau.
Pukul 16.00, Letnan Taylor mengontak Letnan Cox bahwa kedua kompas miliknya rusak dan ia kehilangan arah penerbangan. Lewat radio ia memberitahu bahwa pesawatnya berusaha untuk kembali ke Fort Lauderdale dan kemungkinan sedang melintas di Florida Keys. Namun, ia tak bisa memastikan arah penerbangan untuk kembali ke pangkalan.
“Saya berada di ketinggian 2.300 kaki. Jangan datang kemari.” Letnan Taylor merasa yakin bahwa dia sudah berada di kawasan Florida Keys yang mengarah menuju utara ke Teluk Meksiko.
Dipantau ketat melalui radio, setelah terbang ke utara selama sejam, Taylor kembali ke arah timur yang diyakininya akan membawa seluruh skuadron kembali ke arah Florida menuju pangkalan. Waktu berlalu dan senja mulai menyarungi angkasa, namun kelima pesawat belum juga mendarat di pangkalan.
Saat malam menjelang, pada pukul 18.04 transmisi radio terakhir terdengar dari Flight 19 yang mengindikasikan mereka berada di utara Bahama dan jauh di timur Florida. Letnan Taylor menyatakan bahwa bahan bakar pesawat pembom yang mereka terbangkan semakin menipis.
Pada 18.20, Taylor berinisiatif untuk meneruskan perjalanan ke arah timur. Ia memberi perintah darurat kepada seluruh pilot untuk merapatkan formasi agar bisa saling memantau. Lalu terdengar transimisi terakhir yang terpotong-potong: “Kita akan mendarat begitu melihat daratan… jika bahan bakar tinggal 10 galon, maka kita melakukan pendaratan di laut…”. Pada masa genting ini komunikasi radio dengan Flight 19 mengalami gangguan. Suaranya tak jelas kabur dan akhirnya menghilang. Suara terakhir yang terpantau adalah: “We are entering white water…, nothing seems right. We don’t know where we are, the water is green, no white….”

Misi Pencarian

Sampai pukul 19.00 ternyata tidak ada kabar lagi dari Flight 19. Kru darat di Fort Lauderdale kemudian meminta bantuan seluruh penerbangan AL AS untuk melakukan pencarian. Panggilan darurat itu dijawab dengan mempersiapkan sebuah pesawat amfibi Martin PBM Mariner dengan tim SAR laut militer. Semua kru dan tim berjumlah 13 orang.
Pukul 19.47, pesawat itu mengudara dan menjalankan misi pencarian. Namun naas, 23 menit setelah mengudara transmisi radio dari pesawat pencari ke darat tiba-tiba terputus. Dan tidak ada kabar mengenai pesawat tersebut. Belakangan ada laporan dari dua tanker yang berlayar di sekitar perairan tersebut bahwa mereka melihat bola api menghujam ke laut. Namun setelah mendekat ke arah jatuhnya bola api, mereka hanya menemukan sejumput genangan minyak tanpa ada bekas lain.
Pencarian berskala besar pun dilakukan yang berlangsung hingga 10 Desember 1945. Dilakukan penyisiran di seluruh kawasan yang mungkin bisa dilalui Flight 19, namun hasilnya tetap nihil.
Misi pencarian ini adalah yang terbesar dalam sejarah yang melibatkan ratusan kapal laut dan pesawat udara. Namun, kelima pesawat dalam Flight 19 tidak ditemukan jejaknya sama sekali begitu juga pesawat penyelamat PBM Mariner. Belakangan disimpulkan, pesawat penyelamat yang hilang itu diduga meledak karena kebocoran bahan bakar. Tetapi lima pesawat lain sama sekali tidak diketahui bagaimana persisnya mereka bisa menghilang.
Berbagai penjelasan dibuat untuk mengungkap misteri ini, namun hasilnya tetap saja tidak memberikan solusi pasti. Inilah bencana terbesar dalam sejarah penerbangan yang menambah seram misteri Segitiga Bermuda.

  sumber : dari Jendral Berita

Mekkah Dijadikan Diskotik ( Gawat ! )


Penggunaan Makkah sebagai nama sebuah diskotek tidak hanya terjadi di Kota Agulias, Provinsi Murcia, Spanyol. Di Praha, Ibukota Republik Ceko, sebuah diskotek diberi nama Club Mecca (Klub Makkah). Nama itu sudah digunakan selama 12 tahun. Sayangnya, tidak diketahui alasan pemiliknya menjadikan Makkah sebagai nama klubnya.

Dalam waktu dekat, diskotek tersebut bakal mengadakan acara ulang tahun yang ke-12. Di acara ulang tahunya, pengelola diskotek akan memberikan layanan minuman secara gratis bagi pengunjung yang datang. Tak hanya itu, manajemen diskotek juga berencana mengadakan pesta semalam suntuk.

Manager Club Mecca Jan Cerovsky mengatakan ulang tahun ini merupakan momen istimewa untuk memberikan layanan kepada pelanggan agar kian nyaman dan betah untuk berkunjung. "Pengunjung akan menyaksikan penampilan istimewa para penari," kata dia.
 
  sumber : dari Makoto

Kemajuan Teknologi

Dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas tradisional seperti bercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.[4]
Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu :[4]
  • Kemajuan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological progress)
    Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
  • Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving technological progress)
    Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
  • Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving technological progress)
    Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.
Pengalaman di berbagai negara berkembang menunjukan bahwa campur tangan langsung secara berlebihan, terutama berupa peraturan pemerintah yang terlampau ketat, dalam pasar teknologi asing justru menghambat arus teknologi asing ke negara-negara berkembang.[5] Di lain pihak suatu kebijaksanaan 'pintu yang lama sekali terbuka' terhadap arus teknologi asing, terutama dalam bentuk penanaman modal asing (PMA), justru menghambat kemandirian yang lebih besar dalam proses pengembangan kemampuan teknologi negara berkembang karena ketergantungan yang terlampau besar pada pihak investor asing, karena merekalah yang melakukan segala upaya teknologi yang sulit dan rumit.[5]

  sumber : Dari Wikipedia bahasa Indonesia

TEKNOLOGI


Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri.[1] Oleh sebab itu, tepat momentumnya jika kita merenungkan masalah teknologi, menginventarisasi yang kita miliki, memperkirakan apa yang ingin kita capai dan bagaimana caranya memperoleh teknologi yang kita perlukan itu, serta mengamati betapa besar dampaknya terhadap transformasi budaya kita.[1] Sebagian dari kita beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru.[2] padahal, kalau kita membaca sejarah, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer.[2] Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.[2]




sumber : Dari Wikipedia bahasa Indonesia

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More